Kesehatan

Ibu Merasa Bersalah Meninggalkan Anak untuk Me Time, Jawab 2 Pertanyaan Ini

Para ibu membutuhkan me time atau waktu untuk diri sendiri. Me time dapat membantu ibu merasa lebih rileks dan sejenak terbebas dari segala kewajiban mengurus anak, suami, dan pekerjaan rumah. Namun demikian, ada kalanya ibu tak tega melakukan me time yang mengharuskannya meninggalkan anak di rumah

Misalkan ibu ingin menjalani me time dengan jalan-jalan bersama teman atau pergi ke salon. Sebelum berangkat, ibu pasti berpikir berulang kali apakah dia sampai perlu meninggalkan rumah dan berpisah dengan anak-anak demi kepuasan pribadi, meski hanya sesaat.

Ketimbang berkutat dengan pertanyaan itu, Self-Love and Relationship Coach, Muara Makarim menyarankan ibu menjawab dua pertanyaan berikut. Pertanyaan sederhana ini mampu menempatkan inti dari persoalan yang berkutat dalam pikiran ibu.

“Pertanyaan pertama, apakah ibu sudah melakukan yang terbaik untuk anak-anak? Pertanyaan kedua, apakah anak dalam kondisi aman atau tidak?” kata Muara Makarim dalam jumpa virtual “Kampanye #IbuTidakSendiri dan #BergerakDariRumah” pada Kamis, 11 November 2021. Apabila ibu sudah melakukan yang terbaik untuk anak dan anak dalam keadaan aman selama ditinggal sejenak, maka ibu bisa pergi untuk me time.

Muara melanjutkan, me time bermanfaat untuk ibu, anak-anak, dan keluarga secara keseluruhan. “Silakan pergi untuk me time selama beberapa jam,” katanya. “Setelah itu pulang ke rumah, bertemu lagi dengan anak-anak dan pasangan dalam suasana yang lebih segar dan gembira.”

Lagipula, Muara Makarim melanjutkan, anak pun perlu belajar bahwa berpisah untuk sesaat itu tidak apa-apa. Jadi, ibu dapat menjalani me tike dengan baik dan anak-anak belajar mandiri. Asalkan, dua pertanyaan tadi sudah terjawab dengan kondisi baik dan terkendali.

Marketing Manager Fabric Conditioner Wings Care, Meliana Sri Rahayu Widodo mengatakan, berdasarkan survei Wings Care pada pertengahan 2021, sebanyak 81 persen dari 793 responden ibu merasa penat dan tertekan. Tak sedikit dari mereka yang berusaha tidak memperlihatkan perasaan sebenarnya kepada pasangan. “Ibu itu cenderung menyimpan kekhawatirannya sendiri. Tetap tersenyum meskipun lelah,” kata Meliana saat peluncuran produk SoKlin Softener Complete Care yang diselenggarakan secara virtual.

Demi meraih predikat “Ibu Kuat”, mereka memprioritaskan kebahagiaan anak-anak dan pasangan, tanpa peduli dengan kondisi diri sendiri. “Mereka harus kuat sehingga keluarga tetap terawat,” ujarnya. Dan salah satu kegiatan yang membuat ibu merasa lelah dan jenuh adalah aktivitas rumah tangga, seperti mencuci, menjemur, dan menyetrika pakaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.