Uncategorized

Penampilan Gelandang 18 Tahun Barcelona di Spanyol, Pedri Bikin Luis Enrique Terkejut

Gelandang Barcelona Pedri menjadi pemain termuda dalam skuat Spanyol di Euro 2021. Berusia 18 tahun, Pedri tampil dalam setiap kesempatan Spanyol di Piala Eropa atau Euro 2021, mulai dari penyisihan grup hingga semifinal. Namun sayang, langkah Pedri untuk melenggang ke final dan menjuarai Euro 2021 terhenti setelah dikalahkan Italia pada babak semifinal.

Spanyol kalah melalui adu penalti karena laga berakhir imbang 1 1 pada waktu normal pertandingan. Pedri memainkan laga debut dengan timnas Spanyol pada 14 Juni lalu, saat menghadapi Swedia di putaran final Piala Eropa. Saat itu ia masih berusia 18 tahun, 6 bulan, 18 hari, melewati rekor yang pernah dipegang Miguel Tendillo pada Euro 1980.

Pemain bernama lengkap Pedro Gonzalez Lopez itu tampil dalam 629 menit pertandingan Spanyol di Euro 2021. Pelatih Spanyol, Luis Enrique tampaknya tak bisa mengalihkan satu tempat dari Pedri. Jika melihat statistiknya di Euro 2021, Pedri adalah pemain yang sangat dibutuhkan Spanyol, satu di antara yang menonjol adalah akurasi passingnya.

Dalam statistik UEFA, akurasi passing Pedri mencapai 92 persen, 429 operan yang berhasil dari 465 percobaan. Melihat hasil ini, Enrique tak pernah ragu akan menurunkan pemain terbaiknya, termasuk Pedri meskipun belum banyak pengalaman bersama timnas. Tetapi, ada sisi lain yang dilihat Enrique, bahkan tidak ia temukan saat melihat gelandang sekaliber Andreas Iniesta.

"Apakah ada yang memperhatikan Piala Eropa dimainkan oleh seorang anak lelaki berusia 18 tahun seperti Pedri? Saya belum pernah melihatnya, bahkan Iniesta, Don Andreas Iniesta," kata Enrique dikutip dari AS. "Kami adalah tim dan tidak ada keraguan. Ada dasar untuk Piala Dunia di Qatar," jelasnya. Mantan pelatih Barcelona itu menyoroti Spanyol mengalami peningkatan performa dari waktu ke waktu, meskipun telah ditinggal pemain pemain bintang yang berhasil mengantarkan ke tangga juara Piala Dunia.

"Spanyol telah berkembang. Selama beberapa bulan saya saksikan pemain pemain muda tumbuh," terang Enrique. "Saya tidak menipu. Tujuan saya adalah membentuk tim di luar usia para pemain dan asal usul tim dari mereka. "Dan saya percaya bahwa orang orang bangga," tambahnya.

Seperti halnya diungkap Jordi Alba, Spanyol kalah dramatis dari Italia setelah adu penalti, keberuntungan tak berpihak kepada La Furia Roja. Tetapi, Jordi Alba melihat perbedaan dalam skuat Spanyol, perbaikan menuju masa yang akan datang. "kami bangga dengan rekan satu tim, dan staf," kata Jordi Alba.

"Kami telah membentuk tim yang luar biasa. Kami kacau, tetapi bangga dengan permainan itu. "Orang orang bangga dengan Spanyol (saat ini). Kami telah meninggalkan segalanya, kami telah bekerja keras. "Tim menjalani Euro 2021 dengan luar biasa, dan kami berterima kasih kepada mereka yang telah mempercayai kami," jelas bek Barcelona itu.

Seperti pesan tersirat yang diungkapkan Joan Capdevila, "Buahnya akan segera datang". Bek kiri Spanyol yang pernah memenangkan Piala Eropa bersama La Furia Roja itu menganggap kekalahan bukanlah kegagalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.